Akibat Penebangan Hutan & Pertambangan

Longsor di Jayapura, 11 Orang Tewas

| dilihat 2511

 

Foto:IST
 
 
 
JAKARTA, AKARPADINEWS.Com -  Hujan deras sepanjang Sabtu) dan Minggu (23/2) menguyur kota Jayapura mengakibatkan longsor dan menewaskan sekitar 11 orang dan dua orang masih dalam pencarian di kota tersebut.
 
Longsor terjadi di tiga lokasi berbeda yakni Distrik Jayapura Utara, Distrik Abepura dan Distrik Jayapura Selatan. Menurut laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hujan deras  terjadi sejak pukul 18.30 WIT  pada Sabtu (22/2) malam, mengakibatkan banjir bandang yang membawa matrial berat dan menghantam rumah penduduk. Banjir bandang berasal dari Sungai ATO, Sungai Anapri, dan Sungai STM.  Akibatnya, banjir memicu terjadinya longsor pada pukul 19.00 WIT di Kota Jayapura.
 
Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam pernyataan tertulisnya Senin (24/2) menyebut akibat longsor di lokasi pemukiman warga  juga mengakibatkan kerusahan. Sebanyak 15 rumah rusak parah, 40 lainnya rusak ringan. Papua kerap menjadi lokasi bencana alam yang diduga terjadi karena daya dukung lingkungan yang makin lemah. Bencana terbesar sebelumnya terjadi di Wasior, Papau Barat pada Oktober 2010. Penebangan hutan dan kegiatan pertambangan dinilai turut menyumbang kerusakan alam yang berdampak pada bencana ini.
Editor : Nur Baety Rofiq
 
Polhukam
Lingkungan
05 Sep 26, 11:26 WIB | Dilihat : 396
Hutan Kalimantan Membara Jerebu Kepung Sarawak
24 Agt 26, 19:51 WIB | Dilihat : 406
Angin Selatan Hantar Jerebu ke Serawak dan Brunei
19 Jun 26, 11:49 WIB | Dilihat : 694
Penang
07 Jun 26, 12:42 WIB | Dilihat : 782
Jakarta Baur Budaya
Selanjutnya