Anies Baswedan dan Yuriko Koike Pengarah Jaringan Global Kota Terbesar Dunia

| dilihat 458

Anies Rasyid Baswedan - Gubernur DKI Jakarta bersama Yuriko Koike - Gubernur Tokyo, terpilih sebagai Wakil Ketua Komite Pengarah (Vice Chair SC) C-40 Cities, suatu jaringan sinergi global yang menghubungkan 97 kota terbesar di dunia, untuk mengambil tindakan iklim yang berani, memimpin jalan menuju masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Dari London, Inggris - Jum'at, 4 Desember 2020, kabar itu tersiar secara global. C40 Cities mewakili 700 juta lebih warga dan seperempat ekonomi global, terdiri dari para Gubernur dan Walikota, yang berkomitmen untuk mewujudkan tujuan paling ambisius dari Perjanjian Paris di tingkat lokal, serta untuk membersihkan udara yang kita hirup.

Gubernur Koike terpilih untuk menjabat kedua kalinya sebagai Wakil Ketua Komite Pengarah, setelah menjalankan amanah itu sejak 2014. Dia adalah gubernur wanita pertama di kota itu dan telah menjadi pendukung yang konsisten dalam masalah lingkungan di Tokyo dan di seluruh Jepang.

Gubernur Baswedan, yang menjabat sejak 2017, menurut siaran resmi C-40 terpilih, karena berperan penting dalam membangun kota Jakarta dengan menggerakkan Kemitraan Udara Bersih yang serius dalam menangani polusi udara dan meningkatkan kesadaran kolektif warga akan dampak kesehatannya.

Sebagai Wakil Ketua, Koike dan Anies akan memberikan arahan bagi seluruh Gubernur dan Walikota yang tergabung dalam C40 Cities yang bekerja bersama dan bersinergi untuk memberikan pemulihan 'hijau' dan adil dari pandemi COVID - 19 dan mengatasi krisis iklim.

Jaringan C40 Cities beraksi melalui kolaborasi dan inovasi para gubernur dan walikota yang memimpin 97 kota terbesar di dunia. Mereka bertekad mewujudkan ambisi tertinggi Perjanjian Paris dan menjaga kenaikan suhu global di bawah 1,5 derajat, dan melakukannya dengan cara yang adil.

Gubernur Tokyo, Yuriko Koike mengatakan: “Sebuah momentum baru yang ambisius menuju resolusi krisis iklim dan pemulihan ekonomi sedang tumbuh setelah COVID-19," kata Yuriko Koike.

Yuriko juga menegaskan, peran kota sangat penting dalam menghadapi dua masalah utama ini, dan Pemerintah Metropolitan Tokyo sedang mempromosikan Pemulihan Berkelanjutan itu termasuk perspektif mewujudkan cara hidup yang berkelanjutan bagi semua orang.

"Sebagai anggota Komite Pengarah, saya sepenuhnya menyadari pentingnya tindakan dalam melawan krisis iklim. Dan untuk mendorong tindakan lebih lanjut, saya akan bekerja sama dengan kota-kota anggota C40 untuk menciptakan gerakan memerangi perubahan iklim di seluruh dunia," tegas Yuriko.

Ia juga menegaskan, "Untuk menjadi etalase bagi dunia sebagai kota sadar lingkungan, kami akan berkontribusi dekarbonisasi C40 Cities dan dunia dengan lebih mempromosikan kebijakan lingkungan."

Gubernur Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, “Jakarta bertekad memperluas jangkauan C40 untuk bekerja dengan kota-kota lain dan pemangku kepentingan menuju tujuan implementasi aksi iklim transformatif yang mengikuti Perjanjian Paris."

Dikemukakannya, "Perkembangan terkini di wilayah ini telah memberikan peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk terlibat dengan pemuda, sektor swasta, pemerintah nasional, dan mitra non-pemerintah lokal maupun internasional."

Upaya yang dilakukan Gubernur Jakarta Anies R. Baswedan, bersama Wakil Gubernur A. Riza Patria, aparatus Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan seluruh elemen warga Jakarta, mengatasi berbagai tantangan iklim dan gigih berjuang menaklukan pandemi menarik perhatian para pemimpin 97 kota terbesar di dunia.

Upaya itu relevan untuk melihat tantangan iklim dan bencana sebagai krisis, yang menurut Eric Garcetti - Walikota Los Angeles, Ketua C40 Cities.

Garcetti mengingatkan, bahwa apa yang kita hadapi di dunia, bergerak dari perubahan iklim ke perubahan iklim, sebagai pengingat yang mematikan, bahwa krisis bukanlah debat abstrak - ini adalah peristiwa terkini yang mengancam udara kita, air kita, ekonomi kita, dan kelangsungan hidup kita.

Dampaknya adalah kesedihan yang menurut Garcetti lagi, harus memperkuat tekad kita untuk melakukan segala kemungkinan untuk menyelamatkan generasi mendatang dari bencana tingkat kepunahan.

Para Gubernur dan Walikota yang memimpin 97 kota terbesar di dunia, melalui Perjanjian Paris, berkomitmen mewujudkan kualitas udara bersih di seluruh dunia. Karena 9 dari 10 orang di seluruh dunia menghirup udara kotor. | Tieq

Editor : Sem Haesy | Sumber : C40Cities
 
Energi & Tambang
29 Mar 21, 20:15 WIB | Dilihat : 393
Pertamina Jamin Pasokan BBM Aman
28 Jan 20, 13:31 WIB | Dilihat : 1282
Komitmen Budaya pada Reklamasi Pertambangan
22 Okt 19, 12:46 WIB | Dilihat : 1489
Sinergi PHM dengan Elnusa Garap Jasa Cementing di Rawa
Selanjutnya
Humaniora
04 Nov 21, 07:24 WIB | Dilihat : 299
Tolak Toleransi Zina di Kampus
13 Okt 21, 09:25 WIB | Dilihat : 612
Pendekar Mabuk di Tengah Coronastrope
05 Okt 21, 16:00 WIB | Dilihat : 405
Penista Nabi Muhammad Mati Dilahap Truk
03 Sep 21, 12:31 WIB | Dilihat : 253
Membaca Tantangan Abad 21 dan Hegemoni Pendidikan Global
Selanjutnya