Antara Balaraja dan Tenjo

| dilihat 1399

Telusur jalan sejarah antara Balaraja dan Tenjo, yang kutemukan adalah sengat mentari siang di ubun-ubun. Cerita herois dan patriotis tersimpan di masa lampau. Kini hanya gumam keluh rakyat sambil menyeka peluh di wajah.

Ada juga sepotong kisah masa lampau, kala para santri jawara Banten bergerak ke Mauk dan Tanjung Kait, menuruti tuah dan perintah para pendekar dan ulama utusan Sultan. Meletakkan tangara tanda wilayah kedaulatan, selepas Batavia dan pantai utara direbut penjajah Belanda.

Panas mentari kian menyengat, kala truk-truk pengangkut tanah buatan Cina bergerak. "Tanah itu untuk menimbun pantai," kata Imad, penjual onde-onde. O.. pesisir akan luas daratannya, ketika kelak rawa dan sawah tertimbun untuk dan atas nama Proyek Strategis Nasional.

Debu mengepul. Menutupi jalan, rumah, kedai, dan apa saja di tepian jalan. Antara Balaraja dan Tenjo, rakyat hanya mengenal sansai. Mereka tak kan pernah menikmati Proyek Strategis Nasional itu kelak. Bahkan dalam mimpi.. | ma'arif

 
Polhukam
28 Jun 26, 09:30 WIB | Dilihat : 193
Hukum Merupakan Fondasi Keadilan dan Harmoni Negara
13 Jun 26, 06:26 WIB | Dilihat : 500
Langkah Berani Dato Onn Hafiz
08 Jun 26, 09:46 WIB | Dilihat : 369
Gelombang Biru di Negeri Johor
03 Jun 26, 10:21 WIB | Dilihat : 342
Cabaran Kewartawanan Era Baru
Selanjutnya
Budaya
23 Jun 26, 22:10 WIB | Dilihat : 388
Jakarta Ruang Lebih Luas Bagi Budaya dan Seni
01 Jun 26, 21:47 WIB | Dilihat : 485
AGI Sosok Artistik yang Bergerak
20 Mar 26, 08:16 WIB | Dilihat : 516
Budaya Betawi Mesti Jadi Cover Budaya Jakarta
Selanjutnya