Batuan andesit banyak ditemukan di kawasan dengan aktivitas vulkanik yang tinggi seperti di Indonesia. Batuan yang terbentuk dari magma cair yang mendingin dan mengeras itu banyak dimanfaatkan manusia sejak jaman prasejarah untuk membuat perkakas, dolmen, candi, dan sebagainya.
Seiring perkembangan jaman, batuan andesit kini menjadi bahan yang diolah sedemikian rupa guna menghasilkan aneka rupa penghias taman atau alat-alat rumah tangga seperti coet dan mutu. Bongkahan yang tipis dan lebar juga dijadikan pelapis dinding dengan ukuran potongan beraneka ragam sehingga dinding tampak lebih dinamis, bertektur, dan natural. Bahkan, ada juga yang dijadikan lantai rumah.
Foto di atas mengambarkan batuan andesit yang sedang dipecah dengan menggunakan mesin menjadi batuan ukuran kecil atau disebut batu split dan ukuran halus atau disebut abu batu. Pecahan-pecahan kecil batu andesit ini merupakan bahan utama konstrusi beton untuk bangunan dan jalan selain semen.