Puncak Bintang Bandung
Berawal dari ide seorang polisi kehutanan bernama Bapak Atus yang memberikan gagasan kepada Perhutani akan potensi pariwisata di kawasan hutan pinus yang terletak di sebelah utara Kota Bandung yang merupakan area pengawasannya. Setelah melakukan peninjauan akhirnya gagasan tersebut dapat diterima oleh pihak Perhutani dan kawasan hutan pinus itu pun dibuka untuk dijadikan tempat wisata dengan membangun segala fasilitas penunjang sebagai tempat wisata. Tempat wisata ini akhirnya diresmikan pada tanggal 23 September 2014 oleh Kepala Perhutani Divreg Jabar dan Banten dengan nama Puncak Bintang.
Pintu masuk Puncak Bintang berada tepat di belakang Kampung Daweung atau dikenal juga dengan nama Cafe Moko yang jauh lebih awal dikunjungi masyarakat. Di area wisata Puncak Bintang ini para pengunjung bisa melakukan berbagai kegiatan alam seperti hiking, camping, sepeda cross country atau hanya sekedar menikmati hutan pinus yang tertata dengan rapih dan pemandangan berupa hamparan Kota Bandung dari ketinggian 1442 MDPL.
Pada saat cuaca cerah pengunjung dapat menyaksikan sunset dengan latar depan pemandangan Kota Bandung dari Dermaga Bintang yang terletak di sebelah timur pintu masuk. Dermaga Bintang ini sengaja dibangun agar pegunjung dapat menyaksikan sunset secara luas tanpa terhalang oleh pohon.
Jalan untuk menuju Puncak Bintang kita dapat melalui Jalan Padasuka Cicaheum Bandung, bisa melalui Jalan Bojong Koneng Cikutra Universitas Widyatama dan bisa juga melalui Jalan Bukit Dago Pakar. Kita bisa memilih ketiga jalur masuk tersebut, namun jalur yang paling dekat menuju Puncak Bintang dan paling mudah dilalui adalah melalui Jalan Bojong Koneng Cikutra Barat.
Foto dan Tulisan oleh : Dani Budiana