MENDUNG MENGGAYUT DI HAMPAR HARAPAN

| dilihat 1202

Tanah sudah diolah. Musim Tandur sudah tiba. Hujan mulai turun. Sebagian benih telah ditandur bersama harapan petani yang berubah menjadi buruh tani.

Di tengah beragam kebijakan negara yang belum sepenuhnya berpihak kepada petani dan buruh tani, pupuk yang tak mudah diperoleh karena subsidi lebih berpusat kepada industri pupuk yang melemahkan akses petani atas pupuk, awan mendung di atas hamparan sawah laksana awan yang menggayut di hampar harapan.

Bagi mata, hijaunya sawah yang menandai tanah negeri kita adalah tanah yang subur. Bagi buruh tani, hijaunya sawah adalah peluh yang tak cukup menghilangkan keluh.

Siapakah kelak, pemimpin yang sungguh akan menjadikan amanah dan wewenang yang rakyat berikan kepadanya akan sungguh berpihak kepada petani?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita - rakyat - khasnya petani di pedesaan, kudu teliti.. Jangan lagi tertipu oleh muslihat politisi yang setiap lima tahun sekali datang dengan janji dan iming-iming kepeng dan bantuan sosial yang sesungguhnya dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang merupakan hak rakyat.. |

Narasi dan Foto: Bang Sèm |

Pesawahan jalur utara antara Jawa Tengah dan Jawa Timur

 
Budaya
30 Agt 26, 07:03 WIB | Dilihat : 327
Menyambut Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi
19 Agt 26, 19:43 WIB | Dilihat : 504
Gema Bumantara Siti Nurhaliza dan Refleksi Pemikiran STA
23 Jun 26, 22:10 WIB | Dilihat : 840
Jakarta Ruang Lebih Luas Bagi Budaya dan Seni
01 Jun 26, 21:47 WIB | Dilihat : 785
AGI Sosok Artistik yang Bergerak
Selanjutnya
Energi & Tambang
31 Agt 26, 07:54 WIB | Dilihat : 250
Jebolan Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan dengan Iwak
28 Agt 26, 17:30 WIB | Dilihat : 293
PHE Perkuat Kemitraan Masyarakat
18 Agt 26, 18:17 WIB | Dilihat : 460
PHE Pertegas Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional
17 Jul 26, 17:25 WIB | Dilihat : 441
Monetisasi Gas Sengeti Dorong Investasi Baru di Jambi
Selanjutnya