Penelitian

Sinar Matahari Pagi Menyehatkan dan 'Perlambat' Kegemukan

| dilihat 1574
 
 
JAKARTA, AKARPADINEWS.Com - Sinar matahari pagi pukul 10.00 dianggap sebagai bagian penting dari gaya hidup sehat. Sinarnya ternyata bisa 'memperlambat' penambahan berat badan alias kegemukkan.
 
Sinar matahari bisa memperlambat penambahan berat badan dan mencegah kemunculan penyakit diabetes tipe 2, kata para peneliti.
 
Dalam tulisan di jurnal Diabetes , para ilmuwan Inggris dan Australia mengatakan, kesimpulan ini didapat setelah paparan cahaya ultraviolet terhadap tikus-tikus membuat binatang ini lebih sedikit makan.
 
Kajian ini juga memperlihatkan tikus-tikus ini lebih sedikit makan bukan karena vitamin D, yang dihasilkan tubuh ketika mendapatkan sinar matahari.
 
Salah satu ilmuwan yang melakukan kajian, Dr Shelley Gorman, mengatakan temuan ini menunjukkan cahaya matahari adalah bagian penting dari gaya hidup sehat.
"Paparan sinar matahari yang tidak berlebihan, digabung dengan olahraga dan konsumsi makanan sehat, bisa mencegah obesitas di kalangan anak-anak," ujar Dr Gorman, ilmuwan di Telethon Kids Institute, Perth, Australia, dilansir bbc.
 
Para ilmuwan yang melakukan penelitian mengatakan kesimpulan harus ditanggapi secara hati-hati, karena tikus termasuk nokturnal, memiliki bulu, yang biasanya tidak terbiasa dengan paparan sinar matahari.
 
Setelah terpapar sinar ultraviolet, tikus-tikus yang diselidiki juga memperlihatkan tanda-tanda yang lebih sedikit dari diabetes tipe 2. Tak disebutkan paparan sinar matahari pada jam-jam berapa, namun pada penelitian sebelum-sebelumnya, sinar ultraviolet yang menyehat tersebut ada di pagi hari hingga pukul 10.00. Selepas tersebut, sinar ultraviolet yang berlebihan akan memberikan efek buruk bagi kulit.
Editor : Nur Baety Rofiq
 
Energi & Tambang
Seni & Hiburan
03 Des 23, 14:05 WIB | Dilihat : 544
Kolaborasi Pelukis Difabel dengan Mastro Lukis
29 Sep 23, 21:56 WIB | Dilihat : 1645
Iis Dahlia
09 Jun 23, 09:01 WIB | Dilihat : 1417
Karena Lawak Chia Sekejap, Goyang Hubungan Kejiranan
Selanjutnya