Kendaraan Konsep Masa Depan

Volante Vision, Visi Kendaraan Udara Aston Martin

| dilihat 2352

AKARPADINEWS | Aston Martin memang terkenal sebagai pabrikan otomotif kenamaan asal Inggris. Setelah berabad-abad melahirkan kendaraan roda empat, kiranya Aston memiliki mimpi mengarungi angkasa. Mimpi itu teraplikasikan dalam bentuk kendaraan konsep futuristik bernama Volante Vision.

Kendaraan yang pertama kali menampakkan diri pada ajang Faranborough Air Show 2018 itu merupakan termasuk kendaraan hasil kawin silang antara pesawat dengan mobil. Kendaraan ini masuk ke dalam kategori vertical takeoff and landing (VTOL) aircraft. Bentuk tubuhnya sangat aerodinamis, mewah, dan futuristik.

Kendaraan itu memiliki dua baling-baling kecil di depan, laiknya roda depan, dan sebuah baling-baling besar di belakang. Desain sayapnya tak seperti sayap yang lumrah terdapat pada pesawat biasa. Desain sayapnya lebih menyerupai sayap pada mobil sport yang diperbesar sehingga bila diperhatikan secara fisik lebih mirip mobil dengan baling-baling sebagai pengganti rodanya.

Volante mampu mengangkut tiga orang. Satu orang pengendaranya dan dua orang penumpang. Bila diperbandingkan, ukuran tubuh Volante lebih besar dari mobil Aston Martin, namun lebih kecil dari pesawat terbang komersial perintis.

Marek Reichman, Chief Creative Officer Volante Vision Aston Martin, mengatakan pembuatan kendaraan konsep Volante ialah untuk melahirkan kendaraan generasi terbaru. Dengan menggunakan kendaraan tersebut, Reichman menambahkan, berkendara secara vertikal (baca: terbang) sudah bukan fantasi lagi.

Selain itu, Reichman mengatakan, konsep desain yang diusung oleh Volante merupakan perpaduan antara seni dan teknologi. “Kami menciptakan konsep kendaraan terbang yang mewah dengan memadukan antara seni dan teknologi. Kami mengaplikasikan keindahan desain, mesin, dan kecantikan dari ciri khas mobil-mobil kami (Aston Martin),” ujarnya.

CEO Aston Martin, Andy Palmer mengatakan, tujuan dibuatnya kendaraan konsep itu ialah untuk menjawab kebutuhan masyarakat perkotaan yang jengah dengan kemacetan. “Kita membutuhkan solusi alternatif untuk mengurangi kemacetan, mengurangi polusi, dan meningkatkan mobilitas. Perjalanan melalui udara merupakan bagian krusial dari kendaraan masa depan dan kendaraan konsep Volante Vision merupakan solusi paling mutahir akan masalah itu,” ungkapnya.

Untuk menjawab segala tantangan itu, Aston Martin membekali Volante dengan model bahan bakar listrik. Dengan begitu, Volante dapat dikatakan sebagai kendaraan udara listrik. Kendaraan konsep yang merupakan hasil kerjasama Aston Martin, Universitas Cranfield, Cranfield Aerospace Solution, dan Rolls-Royce itu dijanjikan dapat terbang lebih dari beberapa jam di udara.

Hanya saja, informasi secara detail kapasitas mesin dan berbagai fiturnya masih belum dijelaskan secara gamblang oleh pihak Aston Martin.

Tantangan Mewujudkan Jalan Lintas Udara Publik

Semakin maraknya bermunculan kendaraan udara non pesawat terbang menunjukkan bahwa ada imajinasi untuk menjajaki angkasa sebagai sebuah jalur lintas publik. Tentunya, untuk mewujudkan dapat digunakannya kendaraan semacam itu, banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh banyak teknisi-teknisi dan ilmuwan bidang otomotif.

Menghasilkan kendaraannya memang penting, namun menelurkan konsep regulasi dan rute lintas udara publik juga tak kalah penting. Sebab, dimensi berkendara di daratan dengan berkendara di udara pastinya berbeda. Oleh sebab itu, perlu kiranya dipikirkan bagaimana kendaraan-kendaraan terbang futuristik yang mulai bermunculan dapat digunakan secara bebas dan aman.

Bila dikatakan bahwa kendaraan udara itu menjadi solusi kemacetan di darat, rasanya akan muncul kekhawatiran hanya memindahkan kemacetan dari darat ke udara. Kekhawatiran itu lumrah saja, sebab secara logika, ketika kendaraan ini sudah laris manis, tentu banyak orang yang akan lebih memilih berkendara di udara ketimbang di daratan.

Hal itu akan membuat jalur darat lebih lenggang ketimbang jalur udara. Untuk itu, pengembangan teknologi transportasi alternatif juga harus dibarengi dengan perkembangan teknologi infrastruktur dan regulasinya.

Tanpa ada perkembangan yang bersinergi, mimpi melihat kendaraan udara futuristik semacam Volante hanya akan menjadi angan-angan semu. Perlu memang untuk melakukan kajian-kajian infrastruktur kendaraan udara semacam Volante ini agar ketika suatu masa kelak kendaraan ini memang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Muhammad Khairil Haesy

 

Editor : Muhamad Khairil | Sumber : dezzen.com, yankodesign.com, thedrive.com
 
Budaya
15 Sep 21, 11:09 WIB | Dilihat : 156
Prespektif Transformasi Budaya Betawi dari Setu Babakan
14 Sep 21, 12:20 WIB | Dilihat : 111
Kelola Perdebatan dengan Cara Terbaik
11 Sep 21, 08:44 WIB | Dilihat : 164
Pelajari Bahasa Arab Sampai Ajal Tiba
26 Jul 21, 14:50 WIB | Dilihat : 164
Selarik Kata untuk Jakarta
Selanjutnya
Ekonomi & Bisnis
31 Agt 21, 19:09 WIB | Dilihat : 292
Pandemi dan Pemulihan Ekonomi Lokal
14 Mar 21, 23:46 WIB | Dilihat : 383
Sindroma Ambivalensia
16 Des 20, 07:56 WIB | Dilihat : 549
Peta Bank Syariah di Indonesia Berubah
09 Okt 20, 21:01 WIB | Dilihat : 536
Mengharap Garuda di Langit
Selanjutnya