LF-FC dan RC F GT3

Duo Lexus yang Sporty dan Modern

| dilihat 1451

AKARPADINEWS.COM | LEXUS nampaknya tidak mau ketinggalan untuk unjuk gigi menampilkan produknya di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke-24. Pabrikan asal Jepang itu menampilkan dua mobil konsep besutannya, yakni LF-FC dan RC F GT3.

Pada LF-FC, Lexus memberikan tampilan eksterior cukup unik. Sebab, mobil ini tidak dipasangkan spion di kedua sisi pintunya. Lexus tidak membeberkan alasannya. Padahal, spion pada mobil sangat penting untuk memantau kendaraan yang ada di belakang sebelah kiri maupun kanan.

Meski begitu, tampilannya makin futuristik dan aerodinamis. Dengan lekuk-lekuk body dan tampilan wajah yang futuristik, desain LF-FC, seakan menabrak desain mobil umumnya sehingga membedakannya dengan mobil sport sekelasnya. Adapun pada bagian wajah, LF-FC, masih mempertahankan karakteristik mobil-mobil besutan Lexus.

Penampilannya pun rada unik. Mobil jenis sedan ini berpintu empat. Tetapi, dua pintu belakangnya tersembunyi sehingga jika dilihat sekilas, mobil ini laiknya mobil sport dua pintu. Keunggulan desain ini mempercantik tongkrongan mobil dan semakin mempertegas kesan gagah.

Lampu depannya dibuat dengan lekuk ciri khas Lexus seperti pisau yang terpasang pada muka kendaraan. Bagian grill-nya dibuat lebar hingga ke bemper depan bagian bawah membuat tampang LF-FC garang dan sporty.

Pada bagian interior, kesan futuristik terlihat pada dashboard yang memiliki panel holografis. Fitur sound recognizer pun makin mengukuhkan kesan modern. Penggunaan fitur sensor suara itu bisa diaplikasikan untuk mengakses radio maupun musik. Kesan menawan pun terlihat dari pemilihan desain interiornya yang menggunakan kulit sebagai pembungkus. LF-FC yang menghadirkan perpaduan sporty, futuristik dan mewah nampaknya ingin menjadi mobil berteknologi tinggi yang berkelas.

Untuk urusan mesin, LF-FC menggunakan mesin hybrid dengan mesin berbahan bakar hidrogen pada dua ban belakang dan motor listrik pada roda depan. Sistem penggeraknya dibuat proposional dengan sistem T-Formation sehingga daya mesinnya sangat maksimal.

Penggunaan bahan bakar non fosil itu juga menunjukan LF-FC merupakan kendaraan yang ramah lingkungan. Setiap tenaga kinetik yang dihasilkan, baik dari mesin hidrogennya maupun listrik, tidak menghasilkan polusi berarti. Selain itu, sistem T-Formation juga hemat energi karena penggunaan energi dapat diatur secara proporsional.

Produk Lexus berikutnya adalah RC F GT3 yang mengadopsi konsep balap. Mobil tersebut sejatinya berasal dari mobil Lexus RC F dengan berbagai modifikasi. Karena, tampilannya tidak jauh berubah dari desain awalnya. Hanya saja, ada penambahan pada bagian spoiler atau sayap di bagian buntut sehingga dapat menjadikan mobil ini sebagai pemecah angin ideal.

Apalagi, mobil dibuat sedikit lebih rendah dari mobil standar untuk meningkatkan gaya tekan ke bawah. Sehingga, dapat tetap stabil dan menekan ke bawah pada kecepatan tertingginya.

Lalu, knalpot kendaraan dibuat tersamar di bawah kedua pintu. Meski tak terlalu nampak, namun knalpot itu dapat terlihat dengan adanya dua lubang di sisi kanan dan kiri mobil.

Dari segi interior, terlihat nuansa balap yang cukup kental. Karena, seluruh interiornya sudah berubah dari desain awal mobil RC F. Kursi pengemudinya menggunakan kursi balap berikut dengan seat belt-nya.

Sementara piranti entertaintment yang terdapat pada mobil asalnya, tidak terpasang. Semua digantikan dengan fitur pengaturan balapan. Tentu saja, hal itu semakin menegaskan RC F GT3 sebagai mobil balap.

Meski begitu, Lexus masih mempertahankan posisi air conditioning (AC) pada dashboard sehingga mobil ini masih dapat menggunakan fitur AC standarnya. Di belakang bangku pengemudi, terdapat tabung nitro oxide yang merupakan bagian fitur mobil ini. Dengan perangkat itu, mobil ini memiliki fitur penambah kecepatan saat melaju di atas aspal.

Sedangkan yang menjadi jantung mobil adalah mesin V8 yang telah dimodifikasi dengan kapasitas daya dorong 540 tenaga kuda. Mesin berkapasitas lima liter ini memiliki kemampuan torsi hingga 528 Nm. Tentunya, dengan kualitas mesinnya, mobil ini dapat dipacu sangat cepat. Soal kecepatan penuh dan daya akselerasinya, Lexus tidak memberikan informasi yang cukup jelas.

Kualitas mesinnya itu ditambah dengan bobot kendaraan yang hanya sebesar 1247 kilogram. Dengan bobot itu, Lexus RC F GT3 termasuk mobil yang ringan. Hal itu tentunya dapat menambah kecepatannya di atas aspal.

Lexus RC F GT3 sangat terlihat didesain untuk kecepatan. Mulai dari tampilan fisik hingga ke kapasitas mesinnya. Tentunya, Lexus mempunyai visi untuk mulai menguasai dunia balap dengan melahirkan mobil ini. Kehadiran dua mobil tersebut menunjukan Lexus sebagai pabrikan otomotif mumpuni.

Muhammad Khairil

Editor : M. Yamin Panca Setia
 
Humaniora
04 Nov 21, 07:24 WIB | Dilihat : 299
Tolak Toleransi Zina di Kampus
13 Okt 21, 09:25 WIB | Dilihat : 612
Pendekar Mabuk di Tengah Coronastrope
05 Okt 21, 16:00 WIB | Dilihat : 405
Penista Nabi Muhammad Mati Dilahap Truk
03 Sep 21, 12:31 WIB | Dilihat : 253
Membaca Tantangan Abad 21 dan Hegemoni Pendidikan Global
Selanjutnya
Budaya
07 Okt 21, 09:26 WIB | Dilihat : 380
Cindai Kebangsaan yang Koyak dan Lusuh
05 Okt 21, 15:01 WIB | Dilihat : 279
Mengingat Siti Quburi di Tengah Arus Deformasi
30 Sep 21, 11:10 WIB | Dilihat : 259
Alih Rupa Sejarah
15 Sep 21, 11:09 WIB | Dilihat : 335
Prespektif Transformasi Budaya Betawi dari Setu Babakan
Selanjutnya