AI Bantu Nelayan "Membaca Laut" Sebelum Berlayar

Jebolan Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan dengan Iwak

| dilihat 47

Jakarta, 30 Agustus 2026 | MetaSeaco, startup jebolan program Pertamuda Pertamina mengembangkan teknologi berbasis Artificial Intelligent (AI) dan satelit, Iwak.Teknologi ini membantu nelayan 'membaca laut,' sehingga dapat membantu nelayan menentukan kapan sebaiknya melaut, ikan yang ditargetkan, hingga koordinat potensial.

MetaSeaco terdorong mengembangkan Iwak setelah mencatat kondisi di Cilacap Selatan, Jawa Tengah,  sekitar 41 persen dari 6.806 perjalanan nelayan melaut mengalami kerugian.

Bagi nelayan tradisional, pergi melaut selalu mengandung ketidakpastian. Bahan bakar sudah dihabiskan, waktu dan tenaga pun dipertaruhkan. Namun tak jarang nelayan pulang dengan hasil tangkapan yang mengecewakan.

CEO MetaSeaco, Catur Prasetyo Nugroho -- melalui siaran tertulis Pertamina -- mengemukakan, kini dengan Iwak, sejak dari rumah, nelayan sudah bisa mengetahui apakah hari itu sebaiknya melaut atau tidak.

"Jika melaut, teknologi ini akan memberikan rekomendasi titik koordinat dan waktu terbaik untuk menangkap ikan,” ujar Catur.

Kini, Iwak telah digunakan 15 perahu nelayan di Cilacap. Hasilnya, biaya operasional dapat ditekan sekitar 23 persen, sementara pendapatan rata-rata nelayan meningkat 68 persen. Perjalanan melaut yang merugi juga turun dari 41 persen menjadi sekitar 30 persen.

Prediksi teknologi ini menunjukkan hasil yang menjanjikan. Akurasi untuk ikan tenggiri batang mencapai 91 persen, ikan bawal putih 85 persen, dan ikan layur 70 persen.

Dalam salah satu perjalanan, nelayan yang mengikuti koordinat dengan skor prediksi tinggi bahkan dapat menjaring pendapatan sekitar Rp 3 juta. Dari 15 perahu di Cilacap, inovasi ini kini berpeluang menjangkau lebih banyak desa.

Teknologi MetaSeaco akan dikembangkan dan direplikasi untuk mendukung masyarakat binaan Pertamina di sekitar wilayah operasinya. Pengembangan akan dilakukan melalui kolaborasi Desa Energi Berdikari (DEB) Pertamina dengan program Pertamuda.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari Festival Desa Energi Berdikari Pertamina 2026 di Grha Pertamina, Jakarta, Jumat (28/8/2026). Pertamina mendorong DEB tidak hanya menjadi tempat pemanfaatan energi baru terbarukan, tetapi juga ruang bertemunya inovasi dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Teknologi Penghalau Burung

Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Ariffianto mengemukakan, “Semakin banyak teknologi tepat guna yang bisa diterapkan, tentu akan semakin bagus. Harapannya, dampak dari 269 Desa Energi Berdikari yang kami miliki bisa semakin besar.”

Selain MetaSeaco, inovasi juga akan dibawa Terangin, startup energi terbarukan Top 3 Pertamuda 2025 kategori Energy Future, ke DEB Juntinyuat, Indramayu.

Salah satunya melalui teknologi penghalau burung berbasis laser otomatis untuk membantu petani mengurangi gangguan hama.

CEO Terangin, Muhammad Hanif, optimistis penerapan teknologi tersebut dapat membantu petani mengurangi gangguan hama burung sekaligus meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

“Terima kasih kepada Pertamina dan Pertamuda yang telah memberikan berbagai dukungan, mulai dari pendanaan, mentoring, publikasi, dan banyak hal lainnya. Dukungan tersebut sangat membantu kami untuk terus berkembang dan menjadi lebih mandiri,” ujarnya.

Sedangkan di DEB Nagari Katapiang, Pertamina menggandeng PT Global Vision Tech untuk mengembangkan rantai nilai komoditas kelapa, mulai dari peningkatan kapasitas masyarakat hingga pengolahan dan penciptaan produk bernilai tambah.

Bagi Pertamina, rangkaian kolaborasi ini menunjukkan bahwa inovasi tidak seharusnya berhenti sebatas purwarupa, atau memenangkan kompetisi. Inovasi harus menemukan jalannya menuju masyarakat.

"Melalui Festival Desa Energi Berdikari 2026, Pertamina mendorong semakin banyak inovasi karya anak bangsa untuk menemukan ruang implementasinya di tengah masyarakat. Sebab, ketika energi, teknologi, dan inovasi bertemu dengan kebutuhan masyarakat, yang tumbuh bukan hanya produktivitas—tetapi juga kemandirian," tutup Rudi. | pertarilisa

Editor : haedar | Sumber : pertamina
 
Sporta
Lingkungan
24 Agt 26, 19:51 WIB | Dilihat : 241
Angin Selatan Hantar Jerebu ke Serawak dan Brunei
19 Jun 26, 11:49 WIB | Dilihat : 580
Penang
07 Jun 26, 12:42 WIB | Dilihat : 684
Jakarta Baur Budaya
28 Apr 26, 14:29 WIB | Dilihat : 686
Jumhur Hidayat
Selanjutnya